Berita

Surat suara sudah tercoblos/Net

Politik

Surat Suara Tercoblos 01, Prodem Pertanyakan Netralitas KPU

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 15:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebuah video viral memperlihatkan kertas suara telah tercoblos paslon nomor urut 01, Jokowi-Maruf dan Caleg dari partai Nasdem di Selangor, Malaysia.

Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Satyo Purwanto menilai peristiwa tersebut menggambarkan sinyal kuat netralitas KPU dipertanyakan.

“Ini menjadi preseden buruk sekaligus sinyal pengawasan dan independensi KPU dipertanyakan. Maka kejadian seperti ini harus bisa diklarifikasi oleh KPU, khususnya di Malaysia,” kata Komeng sapaan akrabnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).


Klarifikasi dari KPU, sambung Komeng, sangat penting untuk melihat kejadian ini apakah sebuah upaya kecurangan tersistematis yang disengaja. Jika demikian, maka tindakan itu merupakan sebuah perlanggaran hukum.

“Ini untuk menegaskan kalau KPU independen dan menjaga asas jujur dan adil (jurdil),” imbuhnya.

Mantan aktivis 98 ini sangat menyayangkan kejadian ini terjadi. Pasalnya esensi Pemilu yang bebas langsung dan rahasia telah terciderai, bahkan hal tersebut adalah satu kemunduran dalam berdemokrasi.

Untuk itu, ia meminta agar semua stakeholder terkait menelusuri sekaligus mengusut tuntas apakah seluruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Malaysia telah tercoblos paslon 01 mengingat proses pencoblosan di negeri Jiran itu baru dilaksanakan mulai hari Minggu 14 April 2019 mendatang.

“Kami meminta kepada aparatur pemerintah, khususnya penegak hukum untuk bisa menjaga netralitasnya. Karena ketika instrumen negara berpihak, maka kita mengalami kemunduran demokrasi,” pungkas Komeng.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya