Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Hukum

Minta Maaf Ke Saksi, Ratna: Aku Buat Kalian Kecewa

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Terdakwa kasus penyebaran informasi bohong alias hoax, Ratna Sarumpaet meminta maaf kepada dua saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kedua saksi itu adalah aktivis mahasiswa yang menggelar Aksi Solidaritas Mahasiswa untuk Ratna Sarumpaet di depan Markas Polda Metro Jaya pada tanggal 3 Oktober 2018 lalu, yakni Chairullah dan Harjono.

"Kakak minta maaf ke kalian. Aku membuat kalian kecewa, kakak memang bohong," sesal Ratna dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4).


Meski demikian, kepada Chairullah dan Harjono, Ratna memastikan dirinya akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk menjadi seorang aktivis sejati.

"Mudah-mudahan sampai akhir hidup saya, saya akan tetap menjadi aktivis, karena aktivis tidak mungkin korupsi tidak mungkin kena suap," pungkas Ratna.

Setelah memberi kesaksian, Chairullah dan Harjono pun menghampiri Ratna untuk bersalaman. Salah satu dari mereka bahkan mencium punggung tangan Ratna, tanda hormat kepada senior.

Dalam kasus ini, Ratna Sarumpaet awalnya berbohong telah dianiaya oleh sejumlah orang tidak dikenal di kawasan Bandung, Jawa Barat tahun lalu. Penganiayaan itu yang disebut sebagai penyebab wajahnya lebam.

Namun setelah pihak kepolisian mengungkap lebam di wajahnya karena operasi sedot lemak, Ratna Sarumpaet yang ketika itu masih sebagai salah satu Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pun mengaku telah berbohong.

Kini dia didakwa dengan pasal 14 ayat (1) UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya