Berita

Jumpa pers KPAI soal pelibatan anak dalam kampanye/RMOL

Politik

KPAI Sebut Pelibatan Anak Dalam Kampanye Politik Meningkat

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 13:18 WIB | LAPORAN:

Keterlibatan anak dalam pesta demokrasi terus menjadi sorotan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan, meski kehadiran anak di setiap acara kampanye meningkat, namun hal itu menurun secara nasional.

Komisioner KPAI Jasra Putra menjelaskan, angka keterlibatan anak dalam Pilkada Serentak 2014 dan 2017, serta Pilpres 2019 cenderung menurun. Hanya saja, keterlibatan anak dalam acara kampanye justru meningkat.

"Misalnya kita bandingkan data 2014 itu ada 249 kasus pelibatan anak dalam kampanye yang dilakukan oleh 12 partai politik," ungkap Jasra dalam konferensi pers Hasil Pengawasan KPAI Terkait Pelibatan Anak Dalam Kampanye Politik Selama 2019, di Kantor KPAI, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (11/4).


"Tapi pada hari ini total data dalam pengawasan selama Januari sampai April (2019) hingga perhari ini, kita temukan 55 kasus pelibatan atau bentuk bentuk penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik," imbuhnya.

Dari 55 kasus tersebut, jelasnya, terdapat 33 kasus keterlibatan kampanye calon presiden dan calon wakil presiden, sementara 22 kasus lainnya dilakukan oleh calon legislatif saat kampanye di daerah masing-masing.

"Nah oleh sebab itu kita melihat secara nasional datanya menurun," katanya.

Meskipun menurun, Jasra menekankan, KPAI akan terus melakukan upaya penurunan sesuai undang undang nomor 35 tahun 2014 tentang Pelibatan Anak Dalam Politik dalam pasal 15.

Upaya tersebut yakni, merealisasikan nota kesepahaman dengan Bawaslu untuk menindaklanjuti temuan atau aduan terkait penyalahgunaan anak dalam kegiatan kampanye.

Kemudian KPAI juga telah mengundang partai politik pada Juli 2018 dan melakukan deklarasi untuk pencegahan terkait pelibatan anak dalam politik.

"Kita juga telah mengundang TKN dan BPN terkait video-video terkait dukungan pada salah satu capres tertentu dan anak menjadi icon di situ, dan kita juga minta kepada masing-masing timses bagi TKN maupun BPN melakukan upaya yang sama bagaimana agar anak tidak dilibatkan," sambung Jasra

Selain itu KPAI telah melakukan telaah dan kajian bedah visi pada capres cawapres baik 01 maupun 02. Selanjutnya melakukan deklarasi komitmen mewujudkan pemilu ramah anak di kantor Bawaslu dan diiringi dengan sosialisasi surat edaran.

"Dan terakhir kita juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan bawaslu mengenai temuan dan aduan, agar pelibatan ini diproses sesuai kewenangan," tandas Jasra.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya