Berita

Budiman Sudjatmiko/Net

Politik

PKH Jurus Ampuh Turunkan Kemiskinan

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 12:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo serius dalam menurunkan angka kemiskinan di negeri ini. Terbukti pada 2018 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa angka kemiskinan Indonesia tinggal satu digit, yakni 9,66 persen.

Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa beragam upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan. Mulai dari penyediaan lapangan pekerjaan hingga pemberian bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

“Program conditional cash transfer Indonesia itu termasuk yang mendapat penghargaan dari Bank Dunia sebagai upaya mengatasi kemiskinan yang sangat signifikan,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (11/4).


PKH, sambung Budiman, merupakan jurus yang ampuh karena bisa menurunkan angka kemiskinan dari 27 juta menjadi 25 juta. Terlebih, ada skenario ganda membantu keluarga miskin sekaligus memaksa anak-anak mereka tetap sekolah. Sehingga indikator indeks pembangunan manusianya juga meningkat.

“Jadi jumlah penduduknya bertambah, tapi secara akumulatif mengalami penurunan jumlah masyarakat miskin,” kata anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf itu.

Sementara mengenai pertumbuhan ekonomi yang mandek di angka 5 persen, Budiman menyebut bahwa pertumbuhan itu tidak terlalu menjadi masalah sebab diikuti oleh upaya pemerataan.

“Jadi walau pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pembangunan akses dan koneksivitas, tapi belanja sosial tetap dilakukan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya