Berita

Foto: Net

Hukum

Anggota DPR: Petisi Pegawai Urusan Pimpinan KPK

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Petisi yang dilayangkan sejumlah penyidik dan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat sorotan dari kalangan wakil rakyat di Senayan.

Dalam petisi tersebut, sejumlah pegawai yang berada di bawah Kedeputian bidang Penindakan mengeluhkan adanya hambatan-hambatan mengembangkan sebuah perkara hingga level pejabat yang lebih tinggi atau big fish.

"Soal internal KPK menjadi tugas pimpinan KPK untuk membenahinya," ujar anggota Komisi III DPR, Arsul Sani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).


Namun begitu, Arsul mengatakan, petisi pegawai KPK harus segera ditanggapi agar tidak menimbulkan salah paham di masyarakat.

"Seluruh elemen masyarakat sipil tentu diharapkan membantu dengan mendengarkan dari semua pihak di dalam KPK sehingga duduk persoalannya bisa lebih dapat dipetakan secara proporsional," jelas Arsul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).

Setidaknya ada lima poin yang dikeluhkan dalam petisi pegawai KPK yang dilayangkan kepada pimpinan lembaga antirasuah itu.

Pertama, terhambatnya penanganan perkara pada ekspose tingkat kedeputian

Kedua, tingkat kebocoran dalam pelaksanaan penyelidikan tertutup.

Ketiga, tidak disetujuinya pemanggilan dan perlakuan khusus terhadap saksi
Keempat, tidak disetujui penggeledahan pada lokasi tertentu dan pencekalan

Kelima, adanya pembiaran atas dugaan pelanggaran berat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya