Berita

Pengacara Bowo Sidik, Saut Edward Rajagukguk/RMOL

Hukum

Nusron Dan Bowo Sidik Punya "Keran" Uang Yang Berbeda

RABU, 10 APRIL 2019 | 20:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengacara tersangka dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso, Saut Edward Rajagukguk menyebut sumber uang Rp 8 miliar yang akan digunakan untuk serangan fajar Pemilu 2019 oleh kliennya berbeda sumber dengan Nusron Wahid.

Edward mengatakan, kliennya mendapat uang yang dimasukkan ke amplop dari seorang menteri kabinet kerja Presiden Joko Widodo. Sedangkan Nusron Wahid disebutnya memiliki sumber tersendiri.

"Yang memenuhi Rp 8 miliar yang ada di amplop dari salah satu menteri di kabinet ini beda-beda sumber, Pak Nusron punya sumber sendiri, Pak Bowo punya sumber sendiri," ungkap Edward kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (10/4).


Bahkan, Edwar mengungkapkan ada keterlibatan salah seorang direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait sumber uang yang didapatkan kliennya.

"Ada menteri, ada direktur BUMN," imbuhnya.

Untuk saat ini, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik KPK terkait perkara sumber uang Rp 8 miliar yang akan digunakan untuk serangan fajar Pemilu 2019.

"Lagi didalami sama KPK. Kita beri kesempatan penyidik," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya