Berita

SBY/Net

Publika

Surat Susilo B Yudhoyono

RABU, 10 APRIL 2019 | 19:07 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PAGI-PAGI buta, Andi Arief kirim pesan WhatsApp. Surat Presiden SBY. Sorenya rame. Jadi polemik. Denny JA menggoreng "Pernyataan Sikap SBY".

SBY dikatakan abu-abu. Main dua kaki. Denny JA kilik-kilik. Lempar harapan SBY blocking ke Jokowi-Maruf. Produksi ketegangan di antara kader partai pengusung.

Publik kurang sadar seputar “persepsi internasional" dan “peran presiden SBY" di putaran pilpres kali ini.


Presiden SBY adalah ”international guarantor” bagi Paslon Prabowo-Sandi. Sebagai TNI, dia pegang Sapta Marga. NKRI harga mati. Dia akan lawan gerakan ekstrem kiri-kanan yang hendak mengganti Pancasila.

Ada tiga hal yang ditakuti dunia, komunisme, junta militer dan ekstrem kanan.

Presiden SBY jamin kepemimpinan Jenderal Prabowo Subianto tidak akan membuat Indonesia sebagai negeri junta militer seperti Burma di masa lalu.

Orbit Indonesia yang belakangan condong ke Beijing akan dikembalikan ke posisi tengah.

Surat SBY seputar GBK menandaskan tidak ada elemen radikal semacam ISIS dalam tubuh organik paslon Prabowo-Sandi. Karena ada SBY.

Partai Demokrat menurunkan massa di GBK. Benderanya berkibar-kibar di samping PAN, PKS dan Berkarya.

Surat SBY ditujukan pada dunia internasional. Sebuah pernyataan, dia masih ada di paslon Prabowo-Sandi. Menetralisir kemungkinan salah-persepsi mata dunia seputar gerakan Islam radikal.

Jadi Denny JA dan Jokower nggak perlu "gede-rasa" dengan halusinasi SBY akan loncat kubu di detik terakhir. There is no turning point.

Penulis adalah anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya