Berita

Bowo Sidik Pangarso/Net

Politik

Kasus 400 Ribu Amplop Suap, KPK Harus Periksa Direktur Utama BTN

RABU, 10 APRIL 2019 | 13:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Penyidik KPK mengamankan 400 ribu amplop "serangan fajar" dalam 84 kardus senilai Rp 8 miliar lebih bersamaan dengan penangkapan calon anggota DPR RI petahana dari Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso pada 27 Maret 2019.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan Bowo Sidik sebagai tersangka suap jasa angkut pupuk PT Pupuk Indonesia oleh kapal milik PT Humpuss.

Selasa (9/4) kemarin, Bowo menyeret-nyeret nama Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid. Nusron disebutkan Bowo sebagai orang yang memerintahkannya menyiapkan 400 ribu amplop untuk "serangan fajar" Pileg 2019.


Fakta lain, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, pecahan duit 50 ribuan dan 20 ribuan di dalam amplop putih cap jempol yang dikumpulkan sama Bowo atas perintah Nusron itu, tidak gampang mengumpulkannya dari bank.

"Dan tidak mungkin pecahan duit 20 ribu itu didapat dari Bank Indonesia, pasti dari bank operasional seperti bank BUMN misalnya Bank BTN," ujar Arief dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (10/4).

Ada informasi, Bowo masih ada ikatan famili dengan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Maryono.

"Nah, dugaan Bowo Pangarso disuruh sama Nusron Wahid saya rasa sangat kuat ya, karena Nusron itu koordinator pemenangan Joko Widodo-Maruf Amin di Jawa Tengah loh," sebut Arief.

Selain itu, lanjut Arief, ada juga Dirut Bank BUMN yang ditugaskan untuk memenangkan paslon 01 Jokowi-Maruf di Jateng. Dirut itu pun sering turun ke Jateng.

"Untuk itu, KPK harus panggil Dirut Bank BTN untuk dimintai keterangan kasus Bowo Pangarso. Siapa tahu banyak juga tim dari TKN yang menukar pecahan uang 20 ribu di Bank BTN dari uang haram alias uang hasil malakin BUMN untuk disebar pakai amplop cap jempol," tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ini Penyebab Menteri KKP Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:09

War Tiket Kereta Lebaran Rentan Dimanfaatkan Calo

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:27

Pencabutan HGU Sugar Group Pulihkan Wibawa Negara

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:18

Menteri KKP Pingsan di Tengah Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:03

Bom Bunuh Diri Guncang Pesta Pernikahan di Pakistan, Tujuh Tewas

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:51

Iran Tak Bisa Diruntuhkan Lewat Tekanan Politik hingga Mobilisasi Massa

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:45

Sebagian Wilayah Jakarta Masih Terendam Banjir

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:23

KPK Hormati Upaya Praperadilan Sekjen DPR Indra Iskandar

Minggu, 25 Januari 2026 | 10:15

Pemerintah Didesak Turun Tangan Atasi Banjir di Jalan Tol

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:33

Trump Ultimatum Kanada: Dagang dengan Tiongkok Dibalas Tarif 100 Persen

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya