Berita

Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Golkar: Selalu Ada Tendensi Orang Kena OTT Berusaha Seret Nama Lain

RABU, 10 APRIL 2019 | 12:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tersangka kejahatan sudah lazim mencoba menyeret nama-nama lain dalam kasus yang tengah membelitnya. Begitu juga dalam kasus yang diderita tersangka suap Bowo Sidik Pangarso.

Dalam kasus suap distribusi pupuk tersebut, Bowo mengaku diperintah Ketua Bapilu Jateng dan Kalimantan Partai Golkar Nusron Wahid untuk menyiapkan 400 ribu amplop serangan fajar.

Bagi Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily pernyataan Bowo belum tentu sebuah kebenaran.


"Apa itu (pernyataan Bowo) benar? Kan selalu ada tendensi seseorang yang OTT berusaha melibatkan pihak lain," ujar Ace kepada wartawan, Rabu (10/4).

Ace menegaskan bahwa Partai Golkar sudah memiliki pakta integritas kepada seluruh kader yang maju dalam pemilu. Mereka dibebaskan untuk mengatur strategi kampanye, tetapi tetap berpayung pada aturan perundangan.

"Partai Golkar memerintahkan kepada seluruh calegnya untuk menggunakan cara-cara yang tidak melanggar aturan perundang-undangan," jelasnya.

"Soal strategi di lapangan, tentu setiap orang memiliki caranya masing," demikian wakil ketua Komisi VIII DPR.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya