Berita

Jawara Indonesia Papua Barat/Net

Politik

Jawara Papua Barat: Pilih Pemimpin Yang Berpengalaman

RABU, 10 APRIL 2019 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jawara Indonesia (Jawi) Papua Barat menampilkan aktraksi silat di sela-sela Deklarasi paslon 01 Jokowi-Maruf di Lapangan Maibuki Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Selasa (9/4).

Korwil Jawi Papua Barat, Darto Saifudin mengatakan alasan kenapa warga Papua Barat termasuk Papua harus memilih Jokowi-Maruf. Beberapa diantaranya yaitu karena Jokowi telah menanamkan investadsi moral, investasi kesejahteraan rakyat.

"Contoh Freeport, Jokowi telah mengambil mayoritas saham perusahaan itu. Ini membuktikan bahwa tidak ada istilah ketidakadilan untuk Indonesia Timur. Jokowi telah membuktikannya," tegas Darto dalam keterangannya, Rabu (10/4).


Tidak hanya cukup itu, Darto juga menyinggung keberhasilan Jokowi lainnya yaitu pembangunan Trans Papua antara Papua dan Papua Barat sudah terhubung sehingga meningkatnya perekonoiman, menumbuhkembangkan pariwisata dan ekonomi kerakyatan.

"Jokowi telah berhasil, kalau ini tidak diteruskan, siapa lagi yang akan meneruskan. Dan kalau ada yang lebih pengalaman kenapa memilih yang coba-coba," terangnya.

Jawi Papua Barat, lanjut Darto, akan konsisten mengawal suara agar elektabilitas Jokowi tetap aman. Selanjutnya ketika proses pemilu berlangsung, pihaknya akan tetap menjaga persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum Jawi M. Nabil Haroen mengungkapkan, alasan Jawara Indonesia mendukung Jokowi-Maruf.

"Kenapa Jawara Indonesia mendukung penuh Jokowi, karena kami menaruh harapan besar kepada mereka berdua terpilih akan memberikan perhatian terhadap dunia silat," ujar Gus Nabil sapaan akrabnya.

Karena Jokowi suka dengan hal-hal genuine produk Indonesia, Gus Nabil yakin Jokowi-Maruf akan mengembangkan dan memajukan dunia silat Indonesia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya