Berita

Sri Sultan/Net

Politik

Pengaruh Sri Sultan Kuat Terhadap Masyarakat Jawa

RABU, 10 APRIL 2019 | 11:06 WIB | LAPORAN:

Efek dukungan yang diberikan Sri Sultan Hamengku Buwono X cukup signifikan dan tidak hanya berdasar lingkup teritorial.

Sebab, pengaruhnya hingga keluar Yogyakarta, yakni kepada seluruh suku Jawa baik yang ada di Pulau Jawa maupun yang ada di daerah transmigrasi.

Pengamat politik, Bin Firman Tresnadi mengatakan selain memiliki sejarah yang kuat dalam terbentuknya republik ini, Kesultanan Yogyakarta juga merupakan satu-satunya kesultanan yang masih eksis dan diakui kekuasaannya oleh negara.


"Selain itu Kesultanan Yogya juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap masyarakat Jawa yang tersebar di luar Jawa, juga terhadap kesultanan-kesultanan lain yang masih eksis secara adat, walau oleh negara tidak diakui kekuasaannya," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/4).

Lebih lanjut kata dia, secara historis semua presiden pasti memperoleh dukungan dari Sultan. Maka dari itu, tidak berlebihan kalau di Pilpres 2019 juga capres-cawapres mengharapkan restu.

"Dukungan Sultan ini seolah-olah menjadi legitimasi capres-cawapres untuk menjadi presiden," pungkas Bin yang juga direktur eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM).

Perlu diketahui, baik calon presiden 01 Joko Widodo maupun calon presiden 02 Prabowo Subianto sama-sama telah melakukan pertemuan khusus dengan Sri Sultan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya