Berita

Foto: Repro

Politik

Pertemuan Prabowo Dan Jokowi Dengan Sultan HBX Dipersoalkan

RABU, 10 APRIL 2019 | 07:25 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Foto pertemuan antara Sultan Hamengkubuwono X dan Ratu Hemas dengan calon presiden Prabowo Subianto di Jogjakarta hari Senin lalu (8/4) tengah menjadi persoalan, atau tepatnya dipersoalkan sejumlah kalangan.

Pihak yang mempersoalkan menilai pertemuan itu tidak bermakna dukungan Sultan HBX pada Prabowo Subianto karena pertemuan digelar di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DI Jogjakarta, bukan di Keraton.

Dalam kesempatan itu Prabowo didampingi Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, putri Bung Karno yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, serta putri Pak Harto, Siti Hediati Heriyadi alias Titiek Soeharto.


Dalam sebuah posting yang beredar di jejaring sosial media, pertemuan Prabowo dengan Sultan HBX itu dibandingkan dengan pertemuan antara Joko Widodo dengan Sultan HBX pada bulan September 2018 di Keraton yang dihadiri oleh keluarga Sultan HBX.

Menurut penulis pesan berjudul “Di Terima Tapi Tidak Diterima” itu setidaknya ada empat hal yang penting untuk dibandingkan, sebagai berikut:

1. Prabowo diterima oleh Gubernur Jogja di Kepatihan (Kantor Gubernur), sedangkan Jokowi diterima oleh Sultan Hamengku Buwono X di Kraton DIY bersama seluruh anggota keluarganya.

2. Prabowo diterima oleh Gubernur Jogja dengan pintu tertutup sedangkan Jokowi diterima oleh Sultan Hamengku Buwono X dengan semua pintu dan jendela terbuka.

3. Prabowo direndahkan di sebelah kiri oleh Gubernur Jogja sementara Jokowi dimuliakan di sebelah kanan oleh Sultan Hamengku Buwono X.

4. Ratu Hemas dan anak-anaknya serta mantunya lengkap menyambut Jokowi dengan pintu terbuka sementara Prabowo disambut dengan pintu tertutup tanpa anak-anak dan mantunya.

Sementara pesan yang beredar belakangan, berjudul “Pinter Tapi Tidak Pinter”, berusaha untuk menjelaskan kekeliruan pihak-pihak yang mempersoalkan pertemuan Prabowo dan Sultan HBX.

Menurut pesan yang juga tidak diketahui siapa penulisnya, Prabowo datang ke Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat  sebagai rakyat  biasa yang diterima oleh Sultan.

“Sangat istimewa saat rakyat biasa diterima oleh Sultan Hamengku Bhuwana dalam ruang tertutup. Artinya Prabowo direngkuh dengan hati menjadi keluarga Sultan. Ingat, capres itu bukan presiden,” tulis pesan itu.

Juga disebutkan bahwa Jokowi datang ke  Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat dalam kapasitas sebagai Presiden Republik Indonesia yang posisinya lebih tinggi dari Gubernur DI Jogjakarta.

Si penulis pesan juga mengajak untuk membandingkan ketika Jokowi dalam kapasitas sebagai calon presiden ditemani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mencoba menemui Sultan HBX beberapa waktu lalu, namun disebutkan ditolak.

“Inilah penjelasannya yang benar,” tulis pesan itu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya