Berita

Joko Widodo dan Airlangga Hartarto/Net

Politik

Aktivitas Industri Nasional Dinilai Bergairah Selama 4 Tahun Jokowi

SENIN, 08 APRIL 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama pemerintah Jokowi, mampu mencapai 5,2 persen atau di atas rata-rata perolehan negara-negara ASEAN lainnya sebesar 5,1 persen.

“Angka itu memberi sinyal perlu persiapan pembangunan sumber daya manusia (SDM) saat ini sebagaimana yang diutarakan Presiden Jokowi bahwa pemerintah akan menyiapkan bangsa Indonesia menuju revolusi industri,” kata Airlangga di Jakarta, Senin (8/4).

Salah satu terobosan dengan memperkenalkan petani pada marketplace, sehingga nantinya mereka bisa berjualan secara daring. Hubungan antara konsumen dengan petani menjadi semakin dekat.


"Proyek Palapa Ring bertujuan menghubungkan seluruh Indonesia dengan kabel optik, sudah hampir 100 persen selesai. Jokowi mempunyai program 1.000 start up atau perusahaan rintisan, sehingga terlihat bagaimana kontribusinya untuk pengembangannya," papar Airlangga.

Dalam industri pertahanan, misalnya, Airlangga menilai Jokowi mempunyai kebijakan yang tepat dan strategis. Yaitu prioritas utama di industri alutsista dan teknologi pertahanan

"Indonesia masuk lima besar negara industri dunia. Indonesia negara terbesar di ASEAN, yang ekonominya masuk dalam 1 triliun dolar AS atau sepertiga dari ekonomi ASEAN," terangnya.

"Ini berarti selama empat tahun pemerintahan Jokowi, aktivitas industri nasional semakin bergairah," imbuh Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya