Berita

Politisi Gerindra Rahayu Saraswati/Net

Politik

Gerindra Yakin Keponakan Prabowo Menang Di Jakarta

SABTU, 06 APRIL 2019 | 21:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Daerah Pemilihan DKI Jakarta III dikenal sebagai dapil neraka.

Sebab, terdapat nama-nama tenar seperti Lulung Lunggana dari Partai Amanat Nasional (PAN), Charles Honoris dari PDI Perjuangan, Yusril Ihza Mahendra dari Partai Bulan Bintang (PBB), dan Ahmad Sahroni dari Partai Nasdem.

Hanya caleg dengan kualitas mumpuni yang akan mampu lolos dari dapil tersebut.


Begitu kata Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Utara S. Andyka dalam acara Ngumpul Relawan Rahayu Saraswati (RSD), Sabtu (6/4).

Diapun yakin kader Gerindra Rahayu Saraswati dengan kualitas yang dimiliki dapat lolos kembali sebagai anggota dewan di Senayan.

"Saya yakin Saraswati akan menang dan lolos," ujarnya.

Menurut Andyka, keponakan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu memang rajin menemui dan menyerap aspirasi warga Jakarta.

Selain itu, Rahayu melakukan hal berbeda dengan politisi lain saat bertemu dengan masyarakat karena cenderung memberikan pendidikan politik terkait tugas dan tanggung jawab anggota DPR. Dan penanaman prinsip-prinsip anti korupsi kepada masyarakat.

"Ada pendidikan politik seperti buruknya money politic, apa itu hoax dan bagaimana pencegahannya. Satu hal yang berbeda dibanding caleg lain," jelas Andyka.

Dia juga mengatakan, kinerja Saraswati sebagai anggota Komisi VIII DPR RI sudah diketahui dengan baik oleh masyarakat. Terutama perjuangannya terhadap perlindungan perempuan, anak dan kaum disabilitas.

"Sebagai jubir, pandangan masyarakat terhadap Saraswati juga positif, terutama soal sosialisasi visi misi capres Prabowo-Sandi," tambah Andyka.

Rahayu Saraswati sendiri berharap Pileg 2019 berjalan dengan lancar dan tanpa ada kecurangan. Dia meyakini Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu akan bekerja profesional dan mengawasi praktik-praktik money politic.

"Kualitas DPR bergantung pada seberapa jauh masyarakat menolak politik uang dan memilih anggota DPR karena kualitas dan kemampuannya," bebernya.

Rahayu juga mengingatkan warga untuk tidak mudah termakan hoax yang dapat menimbulkan instabilitas sosial. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat selalu melakukan verifikasi dan pengecekan ulang terhadap informasi yang ada.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya