Berita

Dion Hardi/Ist

Dion Hardi: Berkarya Akan Bikin Indonesia Kembali Berjaya

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 16:15 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dion Hardi, mengaku hanya punya satu alasan bergabung dengan Partai Berkarya. Partai itu menjadikan almarhum Presiden Soeharto sebagai panutan, sedangkan ia sangat mengagumi figur Soeharto.

"Partai Berkarya menjadikan Pak Harto sebagai panutan, dan saya mengagumi Pak Harto,” ujar calon legislatif (caleg) DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Lampung II itu.

Dikatakan Dion, Partai Berkarya didirikan Tommy Soeharto-putra bungsu Presiden Soeharto-dan didukung keluarga besar Pak Harto. Lebih dari itu, Partai Berkarya mengemban cita-cita luhur Pak Harto, menjadikan Indonesia mandiri pangan dan energi.


Menurut lelaki yang pernah duduk di kursi DPRD Lampung dari partai lain ini, kesejahteraan rakyat saat ini mengalami penurunan. Sektor pertanian tidak terbangun, yang menyebabkan Indonesia terus impor pangan.

“Kita tidak boleh terus-menerus mengandalkan impor pangan. Jika saya dipercaya rakyat Lampung dan terpilih sebagai anggota DPR RI, saya akan berusaha berpartisipasi mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan, adil dan makmur,” ujar dia.

Dion menambahkan, Berkarya punya solusi untuk mewujudkan Indonesia mandiri pangan. Yaitu, konsep ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal, dan penyediaan pupuk Bregandium teknologi hypernano.

Uji coba di sejumlah desa memperlihatkan pupuk Bregandium mampu meningkatkan hasil panen sebesar 30 persen. Jika pupuk digunakan merata di seluruh Indonesia, bukan tidak mungkin hasil panen meningkat serempak, dan swasembada beras bukan isapan jempol.

Ia juga mengomentari kondisi saat ini yang carut-marut. Pertumbuhan ekonomi tidak signifikan, pertanian terabaikan, dan hukum yang belum adil ke semua lapisan masyarakat.

Menurutnya, semua itu harus diperbaiki. Dimulai dari perbaikan ekonomi, dengan meningkatkan penghasilan rakyat kecil dan membuka lapangan kerja. Jika keduanya terpenuhi, perbaikan berikut segera menyusul.

"Pada akhirnya, Indonesia akan bangkit dan punya martabat di level regional dan internasional," Dion Hardi mengakhiri.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya