Berita

Aksi "jumat keramat"/Net

Hukum

KPK Diminta Tidak Lupakan Kasus Korupsi Alkes

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 15:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diingatkan tidak melupakan janji terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes).

Puluhan orang yang tergabung dalam Pergerakan Aktivis Nusantara berpayung hitam menggelar aksi "jumat keramat" di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (5/4).

Mereka meminta kepada KPK dalam pemberantasan korupsi tidak tebang pilih dan mendalami kembali pernyataan Jaksa KPK yang pernah menyebut mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah mentransfer uang kepada mantan Ketua Umum PAN Amien Rais.


"Sekarang kasus ini lenyap hilang ditelan bumi. Dugaan transferan itu perlu dipertanyakan dan diperjelas. KPK harus membuka kembali," kata koordinator aksi, Hazan saat berorasi.

Lebih lanjut, Hazan berharap lembaga antirasuah jangan tidak berdaya menghadapi Amien Rais. Apalagi Amien disebut-sebut menerima enam kali transfer dengan total ratusan juta.

"Ini adalah fakta dipersidangan, KPK harus mengusut tuntas apakah ini ada perkara lain di balik transferan Rp 600 juta tersebut," sebutnya.

Massa aksi meminta KPK bekerja secara profesional menelusuri masalah ini tanpa diintervensi pihak lain.

"Jika tidak berani, bisa kami katakan, KPK cuma tong kosong nyaring bunyinya, dan pemberantasan korupsi tebang pilih," ujar Hazan.

Di sela-sela aksi, demonstran menggelar teatrikal memandikan gedung KPK sebagai bentuk ruatan agar lembaga antirasuah menjadi lembaga yang bernyali dan tidak tebang pilih.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya