Berita

Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Fahri Hamzah Sebut Luhut Panjaitan Melukai Hati Dan Kehormatan Kiai

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 16:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyayangkan sikap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang tertangkap kamera memberikan amplop seraya membisikkan nama Jokowi kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil, KH Zubair Muntashor di Bangkalan, Madura.

Menurutnya, tindakan seorang menteri itu secara tidak langsung telah menciderai citra ulama.

"Sebaiknya di musim-musim pemilu kayak gini, bagi-bagi amplop, apalagi secara terbuka itu melukai banyak hal," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/4).


"Yang pertama itu melukai Pak Kiainya begitu ya. kan itu kehormatan dia," imbuhnya.

Tak hanya itu, perlakuan Luhut itu juga dianggap mencoreng proses pesta demokrasi lima tahunan yang dilangsungkan kurang dari sebulan lagi.

Sadar berpotensi membuat kegaduhan, ia pun meminta kepada menteri-menteri kabinet Jokowi ini tak ikut campur dalam kampanye Pilpres yang mana posisi Jokowi berstatus sebagai capres petahana.

"Kalau bisa menteri-menteri ini jangan keliling, conflict of interest nanti. Berhentilah bekerja karena ini masa tenang buat menterinya. Jangan malah kelihatan melakukan mobilisasi," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya