Berita

Amien Rais/RMOL

Hukum

Amien Rais: Kami Tertipu, Tapi Ratna Sudah Mengaku Salah

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 13:12 WIB | LAPORAN:

. Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi, Amien Rais memastikan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama petinggi BPN lain sama sekali tidak mengetahui kalau aktivis senior, Ratna Sarumpaet telah menceritakan suatu kebohongan. Pihaknya justru merasa tertipu.

Kebohongan yang dimaksud adalah hoax tentang penganiayaan terhadap Ratna oleh dua sampai tiga orang yang tidak dikenal.

Amien menceritakan, setelah membaca berita tentang kasus penganiayaan yang dialami Ratna di sebuah media online pada tanggal 2 Oktober tahun 2018, dirinya pun langsung menghubungi para petinggi Partai Gerindra. Karena saat itu, Ratna masih tercatat sebagai anggota BPN.


"Apa sudah tahu anggota pemenangan Pilpres dianiaya. Kemudian saya diberitahu bahwa Prabowo sudah mengetahui dan akan menjenguk di Nusantara Polo Club (Bogor)," kata Amien saat bersaksi dalam sidang terdakwa Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Lebih lanjut Amien mengatakan, pertemuan di Nusantara Polo Club berlangsung sekira pukul 15.00 WIB. Di sana, dia bersama Ratna dan beberapa orang lainnya datang duluan. Beberapa saat kemudian Prabowo ikut hadir.

"Prabowo datang kemudian lantas ditanya apa yang sudah menimpa Ratna. Ratna mengatakan ada penganiayaan di Bandung beberapa ratus meter di Airport Bandung," jelasnya.

Mendengar penjelasan Ratna, setelah berunding, tim BPN pun sepakat untuk menggelar konferensi pers di kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada malam harinya.

"Intinya, Pak Prabowo sebagai pemimpin orang nomor satu di Koalisi Adil Makmur merasa ada kewajiban moral untuk memberitahukan kepada khalayak bahwa terjadi penganiayaan," terangnya.

Namun, lanjut Amien, tidak setelah konferensi pers, muncul pemberitaan tentang keterangan polisi yang menyatakan kalau lebam yang dialami Ratna sesungguhnya karena operasi sedot lemak wajah di sebuah klinik kecantikan.

"Paginya saya ke Hambalang bertemu Prabowo, memberi tahu buktinya cukup telak bahwa Ratna tidak dianiaya, tapi ke klinik kecantikan," ujar Amien.

Untungnya, lanjut Amien, pada sore harinya Ratna menggelar konferensi pers dan mengakui semua kesalahannya. Dia tidak benar dianiaya.

"Jadi kami tertipu. Tapi Ratna mengaku salah, tidak dianiaya. Setelah itu malam harinya Pak Prabowo menyampaikan permintaan maaf. Dan meminta proses hukum seadil-adilnya," ucapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya