Berita

Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono/RMOL

Politik

PBB Punya Bukti Percakapan Yusril Dan Habib Rizieq

RABU, 03 APRIL 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Bulan Bintang mengklarifikasi pernyataan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab yang menuding Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra berbohong soal percakapan tentang keislaman Prabowo.

Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono mengatakan, penyataan Yusril benar adanya.

"Melalui konpers ini saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya. Saya membawa alat bukti bahwa telah terjadi percakapan dan perbincangan antara Prof Yusril dan Habib Rizieq yang meragukan keislaman salah satu paslon," ujar Sukmo di Hotel Cipta, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).


Memiliki berbagai bukti percakapan antara Yusril dengan Habib Rizieq, ia pun berbalik menuding pernyataan Habib Rizieq yang disiarkan di Front TV mengada-ada.

Dalam tayangan yang diunggah di Youtube, Rizieq menyebut pernyataan Yusril yang mengungkap percakapan soal keislaman Prabowo tidak benar.

"Maka clear yang melakukan kebohongan bukan Prof Yusril tetapi yang melakukan pendustaan adalah yang menyatakan bahwa Prof Yusril sudah berbohong," tegasnya.

Tak cukup sampai di situ, ia juga sempat memperlihatkan beberapa bukti print out percakapan antara Habib Rizieq dan Yusril.

"Ini adalah alat bukti berupa print out percakapan antara Prof Yusril dengan Habib dilakukan sebelum penetapan Capres ketika masih dalam diskusi untuk menentukan kira-kira dukungan akan diberikan kepada paslon yang mana," imbuh Sukmo sambil menunjukkan lembaran print out kepada awak media.

Adapun, isi chat antara Yusril dengan HRS yang diklaimnya itu adalah bukti bahwa telah terjadi percakapan antara keduanya terkait HRS yang disebut telah meragukan keislaman Capres nomor urut 02 itu.

"Aslm. Ya. Kita memang sangat 'dilematis'. Di satu sisi umat ingin ganti presiden karena berbagai alasan yang sangat mendasar, dan alasannya PS tidak didampingi ulama. Dukungan Ijtima Ulama untuk Cawapres Ulama justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih banyak yang islamphobia," tutur Sukmo menirukan chat HRS.

Bahkan, nama presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun disebut-sebut dalam chat yang menurut Sukmo adalah chat antara HRS dan Yusril.

"Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai politik integritas beraroma SARA, dan ini juga salah satu sebab kandasnya Cawapres Ulama," kata Sukmo membacakan chat HRS kepada Yusril.

"Itulah sebagai hak jawab kami atas tuduhan yang diberikan teehadap Prof Yusril," demikian Sukmo.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya