Berita

Wakil Ketua Komisi II Herman Khaeron/RMOL

Politik

MK Tidak Kabulkan Penambahan Surat Suara Dengan Pertimbangan

RABU, 03 APRIL 2019 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahkamah Konstitusi menolak gugatan uji materi terhadap UU 7/2018 tentang Pemilihan Umum, utamanya soal usulan penambahan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

"MK tidak mengabulkan ini mungkin dengan pertimbangan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron di Rumah Aspirasi Partai Demokrat Cirebon, Jawa Barat, Rabu (3/4).

Dia menjelaskan, usulan penambahan surat suara muncul setelah ramai migrasi pemilih yaitu pemilik hak suara yang tidak tinggal di alamat sesuai kartu tanda penduduk.


Menurut Herman, dalam UU Pemilu tersebut sudah dialokasikan tambahan surat suara sebanyak dua persen dari jumlah pemilih di TPS.

"Kami juga mempertimbangkan bahwa jumlah kertas suara tambahan dua persen sebetulnya cukup," ujarnya.

Terlebih, kehadiran pemilih di TPS umumnya tidak semua mencapai 100 persen pemilih.

"Kehadiran pemilih ini biasanya masih ada sisa yang cukup untuk bisa diberikan (pada pemilih migrasi)," imbuh Herman yang juga wakil komandan Kogasma Demokrat.  

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya