Berita

Paparan survei Indikator/RMOL

Politik

Indikator: Basis Parpol Pendukung Jokowi Banyak Yang Merapat Ke Prabowo

RABU, 03 APRIL 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN:

Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei menjelang Pemilu 2019.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa dukungan menurut basis koalisi partai politik kepada pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin masih unggul

Uniknya ada beberapa basis parpol yang mendukung pasangan tersebut juga memberikan dukungan ke pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi menjelaskan, 10 parpol yang tergabung dalam koalisi Jokowi-Maruf secara signifikan ada beberapa kadernya yang juga memberikan dukungan ke pasangan 02. Yakni Partai Golkar sebanyak 57 persen ke 01 dan 39 persen ke 02, Partai Nasdem 61,5 persen ke 01 dan 35,3 persen ke 02.

Sementara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 64 persen basisnya mendukung 01 dan 33,8 persen mendukung 02. JUga terjadi pada Partai Perindo di mana 52,8 persen basis partainya ke 02 dan 46,6 persen ke 01.

"Dari sini terlihat bila dalam satu partai saja, basis partai bisa terbagi menjadi dua," kata Burhanudin dalam konferensi pers di Kantor Indikator, Cikini, Jakarta, Rabu (3/4).

Walaupun ada beberapa parpol yang kurang lebih basisnya cukup besar mendukung ke pasangan 01 namun basis parpol pengusung 01 tetap solid dengan total keseluruhan pendukung 61,1 persen. Sementara basis partai pendukung 02 sebesar 29,4 persen dengan jumlah non parpol 9,5 persen.

"Basis partai politik dalam koalisi kosong satu masih solid. Total basis partai koalisi paslon kosong satu lebih besar ketimbang total basis partai koalisi kosong dua, lebih dari dua kali. Secara umum dari partai koalisi solid mendukung paslon yang diusung," jelas Burhanudin.

Survei Indikator sendiri dilakukan terhadap 1.220 responden pada 22-29 Maret 2019. Dengan metode multistage random sampling pengumpulan data dilakukan secara wawancara tatap muka. 

Hasil survei mendapati tingkat kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya