Berita

Dian Islamiati Fatwa/Net

Politik

Dian Fatwa Ancam Tuntut Penyebar Fitnah Prabowo Bela Khilafah

RABU, 03 APRIL 2019 | 11:20 WIB | LAPORAN:

Calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto tengah diterpa isu mendirikan khilafah jika menang Pilpres 2019.

Jurubicara Badan Pemenangan Nasional, Prabowo-Sandi, Dina Islamiati Fatwa menyayangkan segala cara dipakai untuk menjatuhkan paslon 02 .

"Jahat sekali orang yang menghembuskan isu 02 akan mendirikan khilafah. Pancasila itu sudah final, sudah dijelaskan di debat presiden, saya juga menyatakan beberapa kali di media," ujar putri politisi senior Andi Mappetahang (AM) Fatwa ini di Jakarta, Rabu (3/4).


Menurut Dian, komitmen Prabowo membela Pancasila tidak perlu dipertanyakan. Apalagi turunan Pancasila sudah jelas bertujuan menciptakan masyarakat adil makmur.

"Karena itu dalam visi misi kami, menghadirkan keadilan bagi semua, keamanan bagi semua dan kemakmuran bagi semuanya," terangnya.

Prabowo sendiri dalam debat keempat, Sabtu (30/3) pekan lalu, sudah membantah tudingan bahwa dirinya membela khilafah dan kelompok radikal.

"Saya sering menggaruk kepala yang tidak gatal, mendengar fitnah ini. Wong saya nggak pakai jilbab, dalam tim BPN, kawan-kawan PKS cukup relaks dan sering terbahak-bahak menghadapi orang seperti saya yang tidak pakai jilbab dan progresif," cetusnya.

Bukan khilafah saja, menurut Dian, isu poligami pun dijadikan bahan gorengan.

"Sudah saya cek. Tidak ada dukungan atau imbauan poligami. Poster-poster di WA dan sosmed dengan pesan fitnah bisa dibuat, dibikin oleh siapa saja yang ingin menjatuhkan kami," ulas Dian.

Dian menyatakan dirinya terbuka jika ada yang ingin konfirmasi kebenaran isu yang beredar itu.

"Bagi yang masih ragu, silakan kontak saya. Tapi kalau ada yang masih menghembuskan fitnah soal khilafah, saya akan tuntut melalui jalur hukum," ancamnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya