Berita

Prabowo dan AHY/Net

Politik

Peretasan Akun Ferdinand Nggak Ngaruh Ke Koalisi

RABU, 03 APRIL 2019 | 01:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peretasan akun twitter politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean tidak akan berpengaruh pada koalisi Indonesia Adil Makmur.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan langsung oleh Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Menurutnya, peretasan yang berujung pada tudingan perbuatan tidak terpuji itu sebatas upaya adu domba jelang hari pencoblosan.

Dia memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu soliditas koalisi Prabowo-Sandi.


"Saya tidak melihat ada yang sangat mempengaruhi soliditas dari koalisi," ujar AHY saat ‘Meet and Greet Media’ di Rumah Aspirasi Partai Demokrat Cirebon, Jawa Barat, Selasa malam (2/4).

AHY menyebut kejadian peretasan akun tersebut merupakan bumbu demokrasi yang justru membuat aura Pemilu 2019 menjadi lebih menarik.

"Selalu banyak dinamika dan kompleksitas yang terus hadir silih berganti. Satu isu besok ada isu tambahan, tambah lagi dan seterusnya. Itulah serunya pertarungan politik," ungkapnya.

Terpenting, kata putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, soliditas koalisi Prabowo-Sandi tidak akan terpengaruh dengan riak-riak kecil yang berupaya menggoyang soliditas.

"Koalisi tetap solid dan terus pada perjuangan, kalau pun ada riak-riak kecil itu biasa. Kalau enggak ada justru jadi hambar," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya