Berita

Jokowi/Net

Politik

42,55 Persen Simpatisan Partai Pendukung Jokowi Mbalelo

RABU, 03 APRIL 2019 | 00:57 WIB | LAPORAN:

Tidak sedikit dari simpatisan partai-partai pendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin yang mbalelo. Mereka lebih memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pilpres 2019.

Hal itu sebagaimana tergambar dalam survei terbaru yang dirilis Indonesia Development Monitoring (IDM), Selasa (2/4).

Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi menguraikan bahwa pihaknya telah melakukan survei terhadap 2.500 responden. Di mana sebanyak 1.067 responden mengaku sebagai simpatisan parpol pendukung Jokowi-Maruf.


"Ketika ditanya siapa yang akan dipilih jika pilpres hari ini, 613 dari 1.067 responden, atau 57,45 persen memilih Jokowi-Maruf. Sementara 454 responden atau 42,55 persen memilih Prabowo-Sandi," ungkapnya dalam konferensi pers di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

Jumlah simpatisan partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang memilih Prabowo-Sandi cukup signifikan. Hal itu karena mereka merupakan pemilih pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 lalu. Sebab, beberapa partai yang kini masuk KIK dulunya adalah pendukung Prabowo-Hatta.

"Jadi alasan mereka adalah Prabowo merupakan pilihan mereka di Pilpres 2014," pungkasnya.

Survei ini melibatkan 2.500 responden. Mereka yang berasal dari 408 kabupaten/kota dan 34 provinsi ini dipilih secara proporsional dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Survei bertajuk "Mengukur Pilihan Masyarakat Indonesia Jelang 17 April 2019 Terhadap Dua Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden" ini memiliki margin of error sebesar 1,96 persen.

Adapun tingkat kepercayaan dari survei itu adalah sebesar 95 persen. Survei ini digelar pada pada 14 Maret sampai 29 Maret lalu.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya