Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Lebih Baik Kampanye Kalahkan Jokowi Ketimbang Repot Lapor Polisi

SELASA, 02 APRIL 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono membantah pemilik akun Twitter @bumnbersatu yang menyerang Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Waduh kok ramai bangat ya katanya aku punya Twitter @bumnbersatu yang menyerang sahabat karibku Ferdinand Hutahaean. Ini penjelasan aku ya, aku enggak suka ngetwit sukanya ngeteh pakai gula yang diimpor sama kangmas Joko Widodo, jadi enggak benar aku ini punya akun twitter," kata Arief, Selasa (2/4).

Terkait keberadaan akun media sosial tersebut, banyak yang menyarankannya membuat laporan polisi. Tapi hingga kini Ketum Serikat Buruh BUMN Bersatu itu tidak berminat.


"Aku bilang ngapain amat wong polisi itu tugasnya sudah sangat berat untuk mengamankan jalannya kampanye, pemilihan umum dan menjaga keamanan dan ketertiban," sebut Arief.

Dijelaskan Arief, dia lebih baik terus mengkampanye Prabowo-Sandi ketimbang repot lapor polisi.

"Masa cuma kasus twitter-twiteran orang iseng dan orang yang panik karena capres-cawpresnya mau kalah saja repot-repot kita urusi. Lebih baik aku kerja nyata untuk terus menyakinkan masyarakat kalau Kangmas Joko Widodo itu harus dipensiunkan di tahun 2019 alias gantung jas," paparnya.

Dengan demikian, tambah Arief, negara akan diurus oleh Prabowo-Sandi agar tingkat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan korupsi semakin berkurang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

KSP Bocorkan Poin Penting Taklimat Presiden Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:30

Pembangunan Huntara Ditarget Rampung Seluruhnya Sebelum Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:25

Rancangan Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme Tuai Kritik

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:23

Safari Ramadan di Tujuh Provinsi, PTPN IV Bahagiakan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:01

Pengemis Musiman Eksploitasi Anak Kembali Marak Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:00

Ketua Bawaslu Ungkap Kelemahan Norma Penanganan Pelanggaran Pemilu

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:59

Bukan Teladan, Pimpinan DPD Kompak Belum Lapor LHKPN

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:44

Gibran Silaturahmi ke Habib Ali Kwitang Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:31

Guru Honorer Layak Dapat THR

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:22

Ramadan jadi Momentum Edukasi Penggunaan Air dengan Bijak

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:17

Selengkapnya