Berita

Sidang Ratna Sarumpaet/RMOL

Hukum

Kesaksian Sopir Ratna Sarumpaet: Ibu Ngaku Dipukuli

SELASA, 02 APRIL 2019 | 14:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sidang terdakwa penyebaran berita bohong alias hoax Ratna Sarumpaet kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/4). Sidang kali ini menghadirkan empat saksi, salah satunya Ahmad Rubangi, sopir pribadi Ratna.  

Dalam kesaksiannya, Ahmad Rubangi menceritakan kronologis dirinya mengetahui bahwa Ratna mengalami luka lebam. Pada tanggal 24 September 2018 pukul 21.15 WIB, ia mendapatkan pesan singkat lewat aplikasi WhatsApp dari Ratna yang berisi bahwa Ratna sedang sakit.

"Minta dibukain pintu depan. Melalui WA dia (Ratna) kabarkan sedang sakit. Saya dikirim foto-foto juga kondisi lebam Bu Ratna," ucap Ahmad Rubangi.


"Ibu waktu itu naik taksi sekira pukul 21.30 WIB. Ibu Ratna sampai rumah, saya buka pintu depan anter ibu ke kamar," jawab Ahmad ketika hakim menanyakan jenis kendaraan yang dipakai Ratna.

Ahmad kemudian diminta memanggil sejumlah karyawan, seperti Saharudin,  Makmur Julianto alias Pele agar datang ke kamar. Saat itulah Ratna mengaku telah dipukuli.

 "Saya tanya, katanya Bu Ratna dipukul dua orang laki-laki di Bandung. Saya enggak denger lagi hanya melihat ibu menangis. Kita diminta keluar lagi," kata Ahmad.

Selama sakit, Ratna selalu minta disediakan air hangat dan handuk oleh Ahmad. "Semacam satu panci. Mungkin untuk lap muka. Selama itu rutinitas untuk saya buat air hangat saja," kata Ahmad.

Dalam kasus ini, Ratna diduga melanggar Pasal ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya