Berita

Prabowo-SBY-Rachmawati/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Unggul Survei Tidak Membuat BPN Prabowo-Sandi Di Atas Angin

SELASA, 02 APRIL 2019 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tidak mau terlena dengan hasil survei yang menyebut paslon 01 sudah unggul di atas 50 persen.

Terkini, lembaga survei New Indonesia merilis hasil survei Pilpres 2019, Senin (1/4). Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Sandi 51,8 persen dan Jokowi-Maruf 44,2 persen.

"Survei ini bukan angin segar," ujar Jurubicara BPN, Irfan Yusuf merendah saat dihubungi redaksi, Selasa (2/4).


Unggul dalam survei, lanjut Irfan, justru membuat seluruh tim BPN harus menerima kenyataan untuk tidak banyak tidur dan harus terus bekerja.

Dijelaskannya, ketika Prabowo-Sandi sudah unggul maka lawan tidak akan diam. Sehingga, perlu dilakukan kerja ekstra untuk menjaga suara dan meraih suara pemilih mengambang.

"Karena dengan survei ini, kan berarti tim sebelah akan lebih berupaya dengan segala cara. Kami juga tentu kerja ekstra lagi," ucap Irfan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya