Berita

Jokowi-Megawati/Net

Politik

Jokowi Lebih Tepat Gantikan Megawati Ketimbang Jadi Menteri PU

SENIN, 01 APRIL 2019 | 11:36 WIB | LAPORAN:

. Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengusulkan agar Joko Widodo ditunjuk sebagai Menteri Pekerjaan Umum (PU) jika nanti dia kalah di Pilpres. Kalangan aktivis tidak setuju dengan usulan itu.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengaku tidak setuju dengan usulan RR tersebut karena pada dasarnya, Jokowi gagal dalam pembangunan infrastruktur.

"Bila dikaitkan dengan infrastruktur faktanya Jokowi juga gagal. Jalan banyak bolong. Ada kesan kejar tayang. Coba kita lewati jalan tol Trans Jawa. Jauh kelas dari tol Jagorawi," kata dia saat dihubungi redaksi, Senin (1/4).


Ketimbang jadi Menteri PU, Andrianto menyebutkan Jokowi lebih cocok menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan.

"Baiknya jadi ketum PDI Perjuangan gantikan Mega. Mega sudah siap lengser. Terlalu lama kuasa. Ketum parpol terlama sepanjang sejarah," pungkasnya.

Alasan Rizal Ramli mengusulkan Jokowi menjadi Menteri PU karena dinilai sangat all out dalam pembangunan proyek infrastruktur. Bahkan, untuk satu proyek infrastruktur dilakukan pemantauan sebanyak delapan kali.

"Saya akan usulkan Pak Widodo (Jokowi) ditunjuk jadi Menteri PU sehabis Pilpres, supaya tidak ribut. Tapi, kalau beliau mau pulang ke Solo, kami akan antar ke Solo," kata RR saat sambutan deklarasi alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel pendukung 02 di Palembang, Minggu (31/3).

Hanya saja, menurut RR, pembangunan proyek infrastruktur tidak diimbangi dengan mempertahankan perekonomian nasional sehingga perekonomian di Indonesia hanya mandeg di angka 5 persen. Selain itu, terjadi defisit transaksi perjalanan paling besar, rupiah dihajar hingga melemah. Akibatnya, pemerintah mencari utang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya