Berita

Sudirman Said/Net

Politik

Kubu Prabowo Apresiasi Anggota Polri Yang Tolak Perintah Untuk Menangkan Jokowi

SENIN, 01 APRIL 2019 | 08:18 WIB | LAPORAN:

Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menaruh hormat kepada aparat kepolisian yang menolak untuk berlaku tidak netral dalam Pilpres 2019.

Menurut Sudirman, penolakan itu adalah bentuk kecintaan anggota polri terhadap institusinya. Pernyataan ini mencuat setelah ramai pemberitaan soal salah seorang Kapolres di Jawa Barat memerintahkan anggotanya untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 di wilayah masing-masing kepada tiap Kapolsek.

"Hormat sepenuhnya pada polisi yang menolak untuk arahkan dukungan pada paslon tertentu. Anda bukan sedang membangkang, tapi sedang menyelamatkan kredibilitas polri. Yakinlah, rakyat di belakangmu," tulis Sudirman dalam unggahan Twitternya, Senin (1/4).


Sekadar informasi, kemarin Mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz mengatakan Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna memerintahkan seluruh jajaran Kapolsek di bawahnya untuk galang dukungan dan memenangkan Petahana Joko Widodo.

Dijelaskan Sulman, bukan sekadar memerintah. Tetapi Kapolres mengancam bagi Kapolsek yang gagal memenangkan Jokowi akan dimutasi atau dipindah dinaskan.

"Kalau seandainya di wilayah kami bertugas, paslon nomor 01 kalah, maka kami akan dipindahkan," ujar Sulman.

Sulman mengakui bahwa dia saat menerima perintah tersebut lantang menyuarakan penolakan. Pasalnya, perintah itu tidak sesuai dengan janji Bhayangkara.

Betul adanya, setelah Sulman menyatakan penolakan itu dia pun dimutasi menjadi Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya