Berita

Hendri Satrio/RMOL

Politik

Pengamat: 'Serangan Fajar' Inilah Radikalisme Sesungguhnya

SENIN, 01 APRIL 2019 | 07:48 WIB | LAPORAN:

Praktik politik uang dalam bentuk 'serangan fajar' secara perlahan akan membunuh iklim demokrasi di Indonesia.

Justru cara seperti inilah radikalisme yang sesungguhnya karena berambisi memenangkan jagoannya dalam Pemilu dengan cara tidak benar.

"Jadi kalau ada yang teriak-teriak radikalisme teriaklah ini money politics. Bahwa radikalisme inilah membunuh Indonesia dan demokrasi Indonesia," kata pengamat politik Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/4).


Namun bila ketahuan, lanjut Hendri, serangan fajar akan menjadi bumerang bagi pasangan calon yang diusung dan mempengaruhi elektabilitasnya.

"Akan menurun, karena rakyat tidak suka yang money politic," tutupnya.

Sebelumnya tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan duit Rp 8 miliar lebih yang dimasukkan di dalam 400 ribu amplop berisi pecahan Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu. Ratusan amplop itu tersusun rapih di dalam 84 kotak kardus.

Temuan ini bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan terhadap anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso yang juga caleg.

Hasil pemeriksaan sementara tim penyidik KPK, uang miliaran itu dipersiapkan untuk serangan fajar pencalegan Bowo.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya