Berita

Mantan Kapolres Pasirwangi mencurahkan isi hatinya/RMOL

Politik

Dimutasi Karena Berfoto Dengan Timses 02, Ini Curhat Mantan Kapolsek Pasirwangi

MINGGU, 31 MARET 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Posisi aparat Kepolisian tidak netral dalam Pilpres 2019 nampaknya bukan isapan jempol belaka. Bahkan, ada beberapa diantaranya menjadi korban karena tidak sepaham dengan atasan.

Salah satunya diungkapkan Mantan Kapolsek Pasirwangi, Kabupaten Garut, AKP. Sulman Aziz yang dimutasi dari jabatannya hanya karena berfoto dengan tokoh dari pendukung oposisi.

"Saya telah dimutasi dari jabatan saya sebagai Kapolsek ke Polda Jabar, dikarenakan saya berfoto dengan seorang tokoh agama Kecamatan Pasirwangi yang kebetulan beliau itu sebagai ketua panitia deklarasi Prabowo-Sandi," ujar Sulman di Kantor Lokakataru, Jakarta, Minggu (31/3).


Sulman mengaku dirinya dimutasi dari jabatan Kapolsek Pasirwangi menjadi Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

 Dijelaskan Sulman, bahwa dia mengambil foto tersebut hanya sebatas untuk laporan kepada Kapolres Garut bahwa giat pengamanan dilakukan dengan koordinasi bersama panitia.

"Saya berfoto sambil membuat laporan untuk melaporkan kepada Kapolres bahwa saya berkoordinasi dengan panitia," ungkapnya.

Diakui Sulman, sebelumnya sudah ada perintah untuk menggembosi suara dan konsentrasi massa yang mendukung paslon 02.

Sulman pun tidak habis pikir dengan perintah tersebut. Pasalnya, pengalaman dia sejak pertama menjadi polisi belum pernah ada perintah aparat berpihak pada satu kontestan Pemilu.

"Saya ini sudah 27 tahun menjadi polisi, saya sudah ditugaskan ke mana mana, baru di 2019 ini, di Pilpres 2019 ini, ada perintah untuk berpihak kepada salah satu calon," tukasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya