Berita

Jaya Suprana/Dok

Jaya Suprana

Menikmati Nikmatnya Kemerdekaan

MINGGU, 31 MARET 2019 | 10:04 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SETELAH Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, tidak kurang dari tujuh pemimpin telah terpilih untuk memimpin derap langkah perjuangan bangsa, negara dan rakyat Indonesia yaitu Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo.

Banyak prestasi gemilang telah tercapai oleh perjuangan rakyat Indonesia sehingga kini bangsa Indonesia mampu berdiri sama tinggi duduk sama rendah bersama segenap bangsa di planet bumi ini.

Kini kita semua layak berbangga Indonesia sudah masuk daftar duapuluh negara termakmur di planet bumi ini.


Keadilan Sosial

Tiada kesempurnaan di marcapada ini maka masih ada yang masih perlu diperjuangkan demi mencapai cita-cita terluhur bangsa Indonesia yaitu masyarakat adil dan makmur hidup bersama di sebuah negeri gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja. Di antara lima sila Pancasila, yang utama masih harus lebih gigih diperjuangkan untuk diwujudkan menjadi kenyataan adalah Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia.

Setelah sejak 17 Agustus 1945, kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan, belum seluruh rakyat Indonesia sudah dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa Indonesia.

Harapan

Keadilan Sosial baru hadir bagi sebagian belum seluruh rakyat Indonesia. Upaya pemerataan kesejahteraan masih terkendala beragam masalah di  berbagai pelosok Nusantara.

Belum semua orangtua memiliki dana cukup untuk membeli buku yang diwajibkan sekolah, membayar uang gedung, melunaskan iuran studi wisata, membeli seragam apalagi laptop bagi anaknya untuk menempuh ujian on line. Belum semua orang punya gubuk apalagi rumah.

Sementara ada yang memiliki berlusin rumah mewah masih ada yang terpaksa bermukim di kolong jembatan. Yang bermukim di kolong jembatan atau di gubuk kumuh harus ikhlas setiap saat digusur atas nama pembangunan demi mencegah banjir, menanggulangi kemacetan, membangun jalan tol, bandara, pabrik, apartemen mewah bagi yang mampu membelinya.

 Maka diharapkan para putra terbaik Nusantara yang dipilih oleh rakyat untuk mengabdikan diri kepada rakyat Indonesia berkenan lebih peduli nasib mereka yang masih belum menikmatinya nikmatnya kemerdekaan demi mengejawantahkan makna adiluhur yang terkandung di dalam sila Kemanusiaan Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia. MERDEKA!

Penulis mengharapkan bukan sebagian namun seluruh rakyat Indonesia dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya