Berita

Capres Prabowo Subianto saat debat keempat/RMOL

Politik

Closing Statement, Prabowo Ingatkan Bahaya ABS Di Belakang Jokowi

SABTU, 30 MARET 2019 | 23:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Usai saling adu gagasan dalam debat keempat, masing-masing capres baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto sama-sama saling menyanjung.

Closing statement diawali oleh pernyataan Joko Widodo yang menekankan hubungannya dengan Prabowo meski dalam debat saling adu argumen.

"Saya senang naik sepeda, ketika naik sepeda rantainya bisa putus. Tapi percayalah rantai persahabatan kita tidak putus. Juga tali persahabatan dengan Pak Ma'ruf Amin, Pak Sandiaga tidak akan putus. Terima kasih," tutur Jokowi di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3).


Pernyataan menyejukkan juga disampaikan oleh lawannya, Prabowo Subianto. Menurutnya, ketegangan keduanya hanyalah terlihat dalam debat. Di luar itu, hubungan keduanya berjalan baik.

"Karena ini debat, audience kalau lihat kita terlalu bersahabat. Kita berbeda tentang kenegaraan. Demokrasi (memang) begini," ucap Prabowo.

Kendati demikian, di akhir pernyataannya, Ketum Gerindra ini sempat menyisipkan pesan menohok kepada Jokowi.

Prabowo menegaskan, Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden harus berhati-hati dengan orang-orang di lingkarannya.

Sebab, kata Prabowo, masyarakat Indonesia masih banyak yang menggunakan prinsip asal bapak senang (ABS). Hal itu lah yang perlu diwaspadai Jokowi.

"Percayalah, saya hormat dengan Bapak (Jokowi). Tapi hati-hatilah dengan yang ABS itu. Saya kenal banyak presiden, saya sudah lama kenal Pak Harto, Pak Habibie. Yakinlah saya tetap bersahabat dengan Bu Mega," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya