Berita

Politik

Prabowo Permasalahkan Bandara Dan Pelabuhan Dikuasai Asing

SABTU, 30 MARET 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keterlibatan pihak asing dalam pengelolaaan objek vital menjadi concern Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat terbuka dengan salah satu temanya adalah keamanan.

Salah satu keresahan yang disampaikan Prabowo adalah keterlibatan pihak asing dalam pengelolaan bandara dan pelabuhan di Tanah Air.

"Ada satu hal yang merisaukan. Bukan kita antiasing, ini masalah security. Kami khawatir semua bandara, pelabuhan dioperasikan asing," kata Prabowo dalam debat terbuka di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3).


Baginya, objek vital seperti bandara dan pelabuhan merupakan titik paling strategis kedaulatan sebuah negara.

Bahkan dalam dunia militer, kata Prabowo, pemabuhan, bandara, stasiun, merupakan core nation yang harus dijaga dengan segenap tumpah darah bangsa.

Oleh karenanya, ia khawatir jika seluruh objek vital dikelola pihak asing, bukan tidak mungkin bangsa Indonesia sedikit demi sedikit bakal dikuasai asing.

"Kami (militer) dilatih mengamankan objek vital. Kalau kita tidak cocok (dengan pengelola), (objek vital) ditutup Pak, itu napas kita," tegasnya kepada Jokowi.

Mendengar hal itu, Jokowi pun membalasnya. Menurutnya, pengelolaan bandara dan objek vital lainnya tak masalah dikelola asing. Salah satu yang menjadi alasan mendasar bagi Jokowi adalah persoalan anggaran.

"Saya melihat Pak Prabowo terlalu khawatir. Sebetulnya negara lain juga melakukan karena anggaran kita yang terbatas mengundang asing untuk investasi," jelas Jokowi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya