Berita

Capres Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Di Depan Jokowi, Prabowo: Yang Mau Ubah Pancasila, Hadapi Saya!

SABTU, 30 MARET 2019 | 20:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan jika Pancasila merupakan ideologi yang final.

Hal tersebut ia sampaikan dalam visi-misi debat yang mengusung tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.

"Bagi kami Pancasila adalah ideologi final. Pancasila adalah hasil kompromi besar, dan kecemerlangan dari pendiri bangsa kita," kata Prabowo dalam debat yang digelar di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3).


Menurutnya, melalui Pancasila lah Indonesia mampu bertahan hingga kini dengan berbagai etnis, suku, agama dan budaya.

"Budaya kita berlainan. Kompromi ini menghasilkan Indonesia. Kami bertekad mempertahankan Pancasila hingga titik akhir," tegasya.

Bahkan, di depan Jokowi dan hadirin, mantan Danjen Kopassus ini berani menantang siapapun yang berani mengubah ideologi Pancasil.

"Kalau ada yang mau mengubah ini akan saya hadapi dengan kekuatan yang ada," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya