Berita

Direktur Program TKN Jokowi Maruf, Arya Bima/RMOL

Politik

Arya Bima: Jokowi Akan Jelaskan Pancasila Lebih Smart

SABTU, 30 MARET 2019 | 18:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang debat putaran keempat untuk calon presiden (Capres) bertema ideologi, pertahanan, pemerintahan, dan hubungan luar negeri telah dipersiapkan secara matang oleh capres nomor urut 01, Joko Widodo.

Direktur Program TKN Jokowi Maruf, Arya Bima mengatakan, capres Jokowi akan menjelaskan ideologi Pancasila sebagai ideologi negara yang akan terus hidup.

Karenanya, Jokowi disebutnya mencetuskan 1 Juni sebagai hari lahir kesaktian Pancasila.


"Ideologi yang dijelasakan Pak Jokowi adalah Pancasila yang lebih smart. Pancasila sebagai ideologi yang bekerja. Satu lagi bagaimana Jokowi tetapkan hari lahir Pancasila 1 Juni," kata Arya kepada wartawan di Hotel Sangri La, Jakarta, Sabtu (30/3).

Tak hanya itu, Arya juga menyebut capres Jokowi telah mengamalkan Pancasila sebagai ideologi kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, persatuan dan kesatuan pada era Jokowi sangat terjaga.

"Dalam bernegara itu ada demokrasi, di dalamnya ada berkesatuan, berketuhanan. Itulah yang sekarang sudah dilaksakam Jokowi dengan hari lahirnya Pancasila dan dijaga," kata Arya.

Arya melanjutkan, pada era Jokowi pula pertama kalinya ada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk merawati ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dengan BPIP dan untuk apa BPIP? Agar Pancasila bisa diimplementasikan di dalam hal menyangkut perkembangan global dan nasional," tegas politisi PDIP itu.

"Pancasila bukan ideologi yang mati, tapi ideologi hidup, ideologi kreatif dan bekerja," imbuhnya. 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya