Berita

Suasana Hotel Shangri La sebelum debat/RMOL

Politik

Ini Beda Format Debat Pilpres Keempat Dibanding Sebelumnya

SABTU, 30 MARET 2019 | 16:29 WIB | LAPORAN:

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan mengatakan pihaknya tidak menemui kendala berarti dalam mempersiapkan debat Pilpres ke-4 yang berlangsung pada malam nanti.

"Sampai dengan saat ini alhamdulilah tak ada kendala berarti," katanya saat ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3).

Pada prinsipnya, kata Wahyu, secara umum debat ke-4 nanti memiliki format yang sama dengan debat ke-3 lalu.


"Hanya kita perbaharui pada sesi keempat dan kelima," imbuhnya.

Adapun perbedaan yang cukup signifikan antara debat ketiga dan debat kali ini adalah soal pengaturan waktu yang dilakukan secara adil pada sesi ke-4, yakni sesi para peserta mengajukan pertanyaan yang mereka buat sendiri dengan waktu 8 menit.

"Maka waktunya kita batasi. Masing-masing kandidat diberi kesempatan bicara 2 menit sehingga delapan menit itu terbagi adil. Masing-masing mendapat alokasi waktu 4 menit," pungkasnya.

Perlu diketahui, dalam debat ke-3 yang diikuti oleh kedua Cawapres lalu, pengaturan waktu pada sesi ke-4 belum dilakukan secara detail. Saat itu kedua peserta diberikan kesempatan untuk berbicara tanpa batasan waktu selama 8 menit.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya