Berita

Rocky Gerunf saat mengisi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat/RMOL

Politik

Rocky Gerung: Amplop Serangan Fajar Adalah Kecurangan Politik Yang Direncanakan

SABTU, 30 MARET 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung menyoroti temuan Rp 8 miliar yang diduga akan dialokasikan untuk kepentingan Pemilu 2019 oleh tersangka yang diamankan penyidik KPK pada Kamis (28/3) lalu.

Menurutnya, peristiwa tangkap tangan KPK yang menciduk politisi Golkar Bowo Sidik itu menunjukkan bahwa menjelang pencoblosan 17 April 2019 terjadi perencanaan kecurangan.

"Kasus yang kemarin itu mengindikasikan bahwa memang di ujung masa kampanye ini ada perencanaan kecurangan politik," ujar Rocky saat mengisi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (30/3).


Tak hanya itu, Rocky juga menyebut korupsi yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan pejabat yang korup semakin mengindikasikan bahwa BUMN jadi lumbung penguasa.

"BUMN itu jadi tempat uang dipakai untuk kemenangan kekuasaan," kata Rocky.

Namun demikian, saat ditanya terkait pengakuan tersangka Bowo Sidik yang membantah barang bukti KPK itu untuk serangan fajar Pilpres, filsuf asal UI itu pun meminta kepada masyarakat untuk menilai sendiri.

"Tak usah Anda pertanyakan lagi jika tidak rasional," tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya