Berita

Foto:Twitter @marierteman

Politik

Biar Tidak Mikirin Khilafah Terus, JS Prabowo Posting Foto "Segar" Ditujukan Untuk Hendro Dan Luhut

SABTU, 30 MARET 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dua tokoh militer di lingkaran Calon Presiden petahana Joko Widodo, Luhut Binsar Pandjaitan dan AM Hendropriyono seolah panik dengan narasi yang mereka bangun yakni ada upaya mengganti ideologi Pancasila lewat Pilpres 2019.

Bahkan, Hendropriyono dengan tegas menyatakan, Pilpres kali ini adalah pertarungan paham khilafah vs ideologi Pancasila.

Oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, tudiangan itu sudah dibantah. Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menyebutkan, pernyataan Luhut dan Hendro itu adalah hoax dan menjurus fitnah.


Prabowo, jelas Andre, sudah memegang teguh ideologi Pancasila sejak lama. Saat umur 18 tahun, Prabowo telah menandatangani kontrak dengan negara untuk mempertahankan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

Dan untuk meyakinkan Hendro dan Luhut bahwa asumsi mereka salah, tokoh militer yang dikenal dekat dengan Prabowo, Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo memposting beberapa foto "segar" yang diperuntukkan kepada dua seniornya itu.

"Pak Hendro dan pak Luhut coba lihat pendukung Prabowo-Sandi ini biar tidak mikirin khilafah terus," tulis JS Prabowo di akun twitternya, Sabtu (30/3).

Di postingan lain, JS Prabowo menjelaskan, ada adab yang mesti diperhatikan antara senior dan junior juga sebaliknya.

"Senior harusnya melindungi juniornya. Junior menghormati seniornya. Kalau ada senior yang memfitnah juniornya itu tanda senior lagi haus kekuasaan," ungkapnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya