Berita

Foto/Net

Politik

OTT Bowo Tidak Pengaruhi Elektabilitas Golkar

SABTU, 30 MARET 2019 | 05:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso diyakini tidak mempengaruhi elektoral Pemilu 2019.

"Biasa saja, tidak pengaruh ke elektabilitas," kata pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/3).

Menurutnya, kalaupun Golkar dikenal sebagai loyalis pendukung calon petahana Presiden Joko Widodo maka hal itu tidak akan menggoyang suara pemilih. Pasalnya, masyarakat sudah terbiasa melihat kasus korupsi yang melekat pada Golkar.


"Karena rakyat anggap korupsi sudah biasa. Apalagi Golkar yang memang banyak kadernya terjerat kasus Komisi Pemberantasan Korupsi," ujar Adi.

Dalam perkara suap yang diduga terkait kerja sama pengangkutan bidang pelayaran untuk distribusi pupuk, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Yaitu Bowo Sidik Pangarso, anak buah Bowo dari PT Inersia Indung, dan Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti.

Bowo dan Indung sebagai penerima suap dijerat pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 11 dan atau pasal 128 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara Asty sebagai pemberi suap disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor junto pasal 64 ayat 1 KUHP.   

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya