Berita

AM Hendropriyono/Net

Politik

Gerindra: Main Isu Kampungan Tanda Hendropriyono Mulai Ketar-Ketir

JUMAT, 29 MARET 2019 | 19:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kubu Joko Widodo-Maruf Amin dinilai mulai panik dalam menghadapi Pilpres 2019. Sehingga, mereka memanikan isu-isu kampungan seperti yang dilakukan pendukung Jokowi, AM Hendropriyono.

Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menyebut bahwa pilpres layaknya pertarungan antara ideologi Pancasila melawan khilafah. Bagi Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono pernyataan itu sebatas upaya kanalisasi untuk menambah suara bagi pasangan 01.

Padahal, sambungnya, Pancasila sudah final di negeri ini. Tidak ada lagi ideologi yang tumbuh untuk mengangkangi kesepakatan para pendiri bangsa tersebut, termasuk khilafah.


“Coba kalau ada masyarakat Indonesia berideologi khilafah buktikan. Jangan cuma omong gede aja dong,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (29/3).

Arief menyebut bahwa pernyataan itu merupakan bukti kubu Jokowi-Maruf mulai ketar-ketir menghadapi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Pak Hendropriyono kayaknya udah ketar-ketir kalau Joko Widodo-Maruf Amin akan kalah. Sehingga memainkan isu-isu kampungan untuk mendongkrak suara,” tegasnya.

Menurutnya, justru saat ini pemerintah sudah tidak lagi mengamalkan Pancasila. Salah satunya, dengan tidak lagi memperhatikan nasib petani.

“Justru ideologi Pancasila sudah dicuekin oleh pemerintahan Joko Widodo, lihat saja pemerintahan suka impor pangan tidak berpihak pada Petani. Terus tenaga kerja asing lebih diutamakan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya