Berita

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar/Net

Politik

Demokrat: Pernyataan Kepala KASN Cuma Menyenangkan Hati Jokowi

JUMAT, 29 MARET 2019 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Pernyataan Kepala Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Sofian Effendi yang menyebut pengangkatan 1 juta honorer tanpa tes pada era Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menjadi penurunan mutu ASN terlalu politis.

Begitu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar. Bagi dia, pernyataan Sofian tidak lebih untuk menyenangkan atasannya, yaitu Presiden Joko Widodo.

"Statement yang ceroboh ini sepertinya dikeluarkannya untuk menyenangkan hati Presiden Jokowi," ujar Renanda dalam pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/3).


Renanda menyebutkan, apa yang dikatakan Sofian untuk menutupi kebijakan Jokowi yang dalam pemerintahannya tidak memiliki niatan baik untuk mengangkat honorer menjadi ASN.

Menurutnya, pengangkatan honorer menjadi ASN tidak selalu soal kompetensi standar ataupun anggaran. Tetapi, atas pertimbangan seberapa lama dia mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat.

"Pemerintah tidak boleh abaikan pengabdian tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun sebagai pertimbangan dalam pengangkatan CPNS. Ini lebih kepada soal kemanusiaan dan apreasiasi," tegas Renanda.

Sofian sebelumnya menyatakan SBY semasa menjabat presiden mengeluarkan kebijakan yang sangat politis dengan mengangkat 1 juta tenaga honorer menjadi ASN tanpa tes kompetensi. Akibatnya, mutu abdi negara pun menurun.

"Mutu pelayanan publik, mutu SDM, ASN karena ada intervensi politik kita sangat anjlok. Dulu zaman SBY angkat 1 juta pegawai honorer tanpa tes jadi anjlok," ujar Sofian saat diskusi Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis kemarin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya