Berita

Dahnil Anzar/Net

Politik

Dahnil Pertanyakan KPK Yang Enggan Pamerkan Amplop Serangan Fajar Politikus Golkar

JUMAT, 29 MARET 2019 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang berhasil menciduk politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan beberapa pihak swasta.

Menurut Dahnil, pihaknya mengapresiasi kinerja lembaga antirasuah itu telah mengamankan sejumlah barang bukti saat OTT yakni Rp 8 Miliar rupiah yang di dalamnya didapati ratusan ribu amplop untuk "Serangan Fajar Pemilu 2019".

Namun, Dahnil merasa heran saat Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan tidak membuka amplop-amplop barang bukti dalam kardus itu dibuka saat diminta oleh wartawan saat konfresnsi pers.


"Kebiasaan KPK ketika konpres membuka barang bukti, kenapa Bu Basaria melarang membuka barang bukti termasuk 400 ribu amplop-amplop yang sudah ada kode-kode capres tertentu tersebut. Publik perlu tahu," ujar Dahnil dalam akun twitter pribadinya, Jakarta, Jumat (29/3).

Dahnil melanjutkan, OTT yang dilakukan oleh tim penyidik KPK memang tidaklah mudah, karenanaya patut diapresiasi. Hanya saja, lanjut Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu dia menyayangkan sikap nonkooperatif pimpinan KPK yang terkesan tidak transparan terkait barang bukti amplop itu.

"Saya apresiasi OTT terhadap politisi Golkar, tapi Bu Basaria kenapa tadak dibuka dan tunjukkan 400 ribu amplop-amplop yg berisi uang 20 ribuan dan 50 ribuan yang diduga ada cap jempolnya itu?," demikian Dahnil.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya