Berita

Susaningtyas NH Kertopati/Net

Politik

Isu Penyelerasan MEF Harus Masuk Pembahasan Debat Keempat Pilpres

JUMAT, 29 MARET 2019 | 09:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Jelang debat keempat Pilpres pada Sabtu (30/3) besok dengan tema pertahanan dan keamanan, maka isu penguatan TNI menjadi penting guna menghadapi ancaman yang terus berkembang baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam penguatan TNI tidak bisa dilepaskan dalam skema Minimum Essensial Force (MEF) yang kini sudah berada di akhir Renstra II dan akan memasuki Renstra III (2020-2024).

Sebegaimana disampaikan oleh pengamat militer, Susaningtyas NH Kertopati dalam pesan elektroniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/3), perlu penyelarasan yang terstruktur dalam berjalannya MEF tersebut.


"Pemenuhan MEF perlu penyelarasan periode dan struktur pembiayaan yang lebih realistik dengan skema multiyears," kata Nuning biasa disapa.

Menurutnya dengan skema baru itu maka proses procurement, termasuk di dalamnya proses acquisition dapat disesuaikan dengan skema yang lazim digunakan oleh negara produsen alutsita dimaksud.

Hal itu yang setidaknya ada dalam pembahasan debat di antara kedua capres nanti untuk mencari solusi terbaik dalam penguatan alutsista.

"Skema baru diyakini dapat lebih efisien dan akuntabel agar diperoleh manfaat yang optimal baik untuk TNI maupun untuk sistem keuangan negara," terangnya.

Oleh karena itu di periode 2019-2024, pemerintahan baru bersama Komisi I DPR, harap Nuning intens membahas itu agar lebih komprehensif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya