Berita

Agus Gumiwang/Net

Politik

Peningkatan Angaran PKH Wajib Diikuti Kewaspadaan

KAMIS, 28 MARET 2019 | 22:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Anggaran Program Keluarga Harapan di tahun 2019 mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya hanya Rp 19 triliun, kini bertambah menjadi Rp 38 triliun.

Untuk itu, Menteri Sosial, Agus Gumiwang meminta agar dana tersebut dikelola secara hati-hati, transparan, dan akuntabel.

“Penambahan anggaran ini wajib diikuti kewaspadaan dalam penyaluran dan pertanggungjawabannya,” katanya saat membuka Rapat Koordinasi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) tahun 2019 di Jakarta, Kamis (28/3).


Secara umum, politisi Golkar itu juga mengingatkan bahwa anggaran Kemensos juga naik hingga 35,75 persen. Dari sebelumnya Rp 43 triliun menjadi Rp 58 triliun. Dia ingin agar anggaran itu dimaksimalkan dan harus berorientasi kepada hasil.

“Seperti peningkatan keberfungsian sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), terpenuhinya kebutuhan dasar bagi penerima manfaat, yang pada akhirnya mereka bisa keluar dari persoalan kemiskinan yang selama ini menjadi beban hidup,” sambungnya.

Selain itu, Agus ingin ada koordinasi yang baik dengan stakholder terkait dalam melaksanakan program. Sehingga program bisa maksimal dijalankan.

“Termasuk, menyusun rencana tindak dan monitoring temuan inspektorat dan BPK sebagai pekerjaan rumah yang harus kita benahi,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya