Berita

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon/RMOL

Politik

Penyeru Golput Diancam UU ITE, Fadli Zon: Wiranto Makin Hari Makin Ngawur

KAMIS, 28 MARET 2019 | 19:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pernyataan Menko Polhukam, Wiranto yang meminta pengajak golput pada Pemilu bisa diancam Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dinilai tidak berdasar alias ngawur.

"Saya kira ini lontaran-lontaran yang tidak mempunyai dasar. Saya mengatakan ini ngawur, ya semakin hari ko semakin ngawur ya," ujar Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi ini mengatakan, seharusnya Wiranto memiliki tugas mengamankan serta menciptakan suasana Pemilu damai. Bukan malah melontarkan pernyataan yang dapat mengacau suasana Pemilu.


Lebih lanjut, Fadli menilai bahwa pernyataan Wiranto semakin menjukkan bentuk kecemasan dan khawatir jagoannya akan kalah pada pertarungan Pilpres 17 April nanti.

"Lontaran-lontaran itu memberikan suatu kecemasan kekhawatiran orang ya, bukan memberikan rasa aman, rasa damai, dan kegembiraan," kata Fadli.

"Jadi apa yang diucapkan berbeda, apa yang juga dilontarkan di tempat lain atau dilakukan," imbuhnya.

Wiranto dalam sebuah acara diskusi menyebut akan memberikan sanksi hukum bagi pihak yang mengajak masyarakat untuk golput. Bahkan, dia mengaku telah berdiskusi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka membahas UU yang akan dikenakan kepada pihak yang menurutnya dianggap menimbulkan kekacauan karena mengajak masyarakat golput.

"Kalau UU Terorisme tidak bisa, ya UU lain masih bisa. Ada UU ITE bisa, UU KUHP bisa, Indonesia kan negara hukum. Sesuatu yang membuat tidak tertib, sesuatu yang membuat kacau pasti ada sanksi," kata Wiranto di Jakarta, Rabu (27/3) lalu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya