Berita

Sohibul-Prabowo/Net

Politik

PILPRES 2019

Sohibul Ajak Pendukung Terus Berjuang, Prabowo Pastikan Ketum Koalisi Tidak Perkaya Diri

KAMIS, 28 MARET 2019 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Pemungutan suara tinggal menghitung hari, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengajak kader dan simpatisan berjuang untuk menciptakan perubahan.

"Mari kita lanjutkan kerja-kerja perubahan kita di sisa waktu 19 hari kedepan. Perubahan yang fundamental yaitu transformasi struktural dari sisi ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain," ungkap Sohibul dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/3).

Pria kelahiran Tasikmalaya ini menambahkan perjuangan tersebut harus dilakukan dengan cara-cara yang tepat. Utamanya, Sohibul menekankan untuk menjauhi hoax demi terciptakan perubahan dalam pesta demokrasi Indonesia.


"Mari kita terus berjuang dengan cara baik yng simpatik, tidak boleh ada hoax, kedepankan demokrasi yang beradab dan lebih maju, pileg dan pilpres ini jadikan rekreasi politik, kalau kita simpatik inovatik maka akan menaikkan elektabilitas," tambah Sohibul.

Pernyataan tersebut disambut oleh Calon Presiden nomor urut 01, Prabowo Subianto.

"Bila dukung saya, marilah kita maju dengan kesatuan dengan prilaku yang baik, jangan tunjukan sifat-sifat membeci, yakinkan saudaramu untuk memilih Prabowo-Sandi," tutur Capres.

Prabowo juga meyakinkan, upaya perubahan yang sedang diperjuangkan Prabowo-Sandi dan seluruh partai pendukung adalah untuk menjaga masa depan Indonesia.

"Kita akan membentuk putra putri Indonesia, semua ketua umum partai koalisi akan tanda tangan kontrak isinya tidak akan mencari keuntungan pribadi. Kita di sini untuk menyelamatkan anak cucu kita," katanya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya