Berita

Bowo Sidik Pangarso/Net

Politik

KPK Belum Jumpa Pers, Tapi Golkar Sudah Buru-buru Pecat Bowo Sidik

KAMIS, 28 MARET 2019 | 17:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memecat kader Golkar Bowo Sidik Pangarso yang diduga terjaring saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) penyidik KPK, Kamis (28/3) dinihari.

Pemecatan Bowo Sidik dilakukan Golkar sebelum KPK mengumumkan status anggota DPR RI itu. Hingga saat ini, KPK masih memeriksa yang bersangkutan.

"Partai Golkar telah mengambil langkah-langkah organisasi yang tegas sesuai dengan AD/ART untuk memberhentikan saudara Bowo Sidik Pangerso, memproses pergantiannya sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar," tulis keterangan resmi Partai Golkar yang diterima redaksi, Kamis (28/3).


Pimpinan Fraksi Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Edaran bernomor INT.00.2018/FPG/DPR RI/V/2018 yang ditandatangani Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng dan ditembuskan kepada Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Golkar (Airlangga Hartarto dan Lodewijk F. Paulus) terkait pemecatan Bowo Sidik.

"Hal itu untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan guna menyelesaikan masalah pribadinya," lanjut keterangan itu.

Lebih lanjut, DPP Partai Golkar mengaku prihatin atas peristiwa hukum yang menyandera salah satu kadernya yang tertangkap basah saat OTT di Jakarta oleh penyidik KPK.

"DPP Partai Golkar menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan menyayangkan atas peristiwa yang dihadapi saudara Bowo Sidik Pangerso. Kasus yang dihadapi yang bersangkutan sama sekali tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar," demikian pernyataan resmi itu.
KPK melakukan OTT terhadap sejumlah orang di Jakarta pada Rabu malam terkait dugaan suap distribusi pupuk. Bowo Sidik sendiri baru diamankan pada Kamis dinihari.

Tim KPK lebih dahulu mencokok tujuh orang, antara lain direksi PT Pupuk Indonesia serta pihak PT Humpuss Intermoda Transportasi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya