Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Politik

Survei CSIS, Prabowo-Sandi Hanya Unggul Di Sumatera

KAMIS, 28 MARET 2019 | 15:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tingkat elektabilitas pasangan Joko Widodo-Maruf Amin masih unggul dibanding pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam survei terbaru yang dirilis Centre for Strategic And International Studies (CSIS), elektabilitas pasangan 01 mencapai 51,4 persen sementara pasangan 02 hanya 33,3 persen. Sebanyak 14,1 persen tidak menjawab dan 1,2 persen belum menentukan jawaban.

"Selisih suara kedua pasangan calon 18,1 persen," kata peneliti CSIS, Arya Fernandez, saat merilis hasil survei di Jakarta, Kamis (28/3).


Pasangan Jokowi-Maruf hampir menang di semua wilayah. Di DKI Jakarta, mereka unggul tipis dengan tingkat keterpilihan 38,8 persen, sedang Prabowo-Sandi hanya 30 persen.

Untuk di Jabar dan Banten, pasangan ini kembali unggul tipis dengan 47,4 persen berbanding 42,1 persen. Sedang di Jateng dan DIY yang dikenal sebagai kandang banteng, Jokowi-Maruf unggul jauh dengan elektabilitas 70 persen dan Prabowo-Sandi hanya 13,9 persen.

Di Jawa Timur, 02 yang memiliki elektabilitas 23,1 persen kalah dari 01 yang mencapai 49,1 persen.

Selanjutnya di Kalimantan elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 64,6 persen dan Prabowo-Sandi 33,8 persen. Di wilayah Sulawesi, 47,9 persen berbanding 37,9 persen; di NTB, NTT dan Bali, 66,3 persen berbanding 24,8 persen; sedang Maluku dan Papua, 58,6 persen berbanding 27,1 persen.

Pasangan Prabowo-Sandi hanya menang di wilayah Sumatera. Tingkat elektabilitasnya mencapai 49,6 persen, sementara kubu lawan hanya 37,3 persen. Selisih keduanya mencapai 9,6 persen.

Survei digelar pada 15 hingga 22 Maret 2019. Survei melibatkan 1.960 responden, dengan populasi survei adalah seluruh pemilih yang telah mempunyai hak pilih dalam Pemilu 2019.

Survei dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error (MoE) sebesar 2,21 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya