Berita

Brexit/Net

Dunia

Parlemen Inggris Tolak Delapan Opsi Alternatif, Brexit Kembali Temui Jalan Buntu

KAMIS, 28 MARET 2019 | 11:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brexit, atau hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, kembali menemukan jalan buntu setelah tidak satu pun dari delapan opsi Brexit yang diusulkan anggota parlemen memperoleh dukungan yang jelas dalam serangkaian suara di Commons.
 
Opsi-opsi yang mencakup serikat pabean dengan Uni Eropa dan referendum tentang sederet kesepakatan lainnya tersebut seharusnya membantu menemukan konsensus tentang cara Inggris hengkang dari Uni Eropa.
 
Namun hasil lagi-lagi menemukan jalan buntu di parlemen, karena tidak ada satu pun dari delapan opsi alternatif yang mendapat dukungan suara mayoritas di parlemen.
 

 
Sekretaris Brexit, Stephen Barclay, mengatakan hasil itu memperkuat pandangan pemerintah bahwa kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May adalah yang terbaik dan satu-satunya jalan terbaik ke depan.
 
Pada kurangnya mayoritas untuk salah satu dari delapan alternatif yang dimasukkan ke pemungutan suara pada hari Rabu (27/3), dia mengatakan bahwa tidak ada pilihan yang mudah.
 
"Ini menunjukkan bahwa tidak ada pilihan yang mudah di sini, bahwa tidak ada jalan maju yang mudah," jelasnya seperti dimuat The Guardian.
 
Kedelapan opsi alternatif yang kemarin dipilih itu adalah Confirmatiry referendum, Custom union, Labour's Brexit plan, Common Market 2.0, Revoking Article to avoid no deal, No-deal exit on 12 April, Malthouse Plan B dan EFTA and EEA Membership.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya